text

12/21/2009
Permalink

MALIQ & D’ESSENTIALS KANGEN (PIANO VERSION)

ada bayangmu dalam kesendirianku
mungkinkah kau alami juga rasa ini
mestinya kau ada di sini bersama diriku
memadu kasih kita berdua selamanya

bawalah daku bersama ke dalam setiap langkahmu
di manapun kau berada, rinduku smakin meraja
kangen aku padamu
tiada akan dapat ku obati, tanpa kunikmati.. senyummu
(senyum di wajahmu)..

tiada lagi dapat kubuat
untuk hilangkan rasa ini
lagu ini takkan membuang
hasrat hati yang kumiliki

bawalah daku bersama ke dalam setiap langkahmu
di manapun kau berada, rinduku smakin meraja
(kangen aku padamu) tiada akan dapat ku obati
tanpa kunikmati.. senyummu (senyum di wajahmu)..

photo

12/20/2009
1 note Permalink

photo

12/14/2009
11 notes Permalink

photo

12/14/2009
Permalink

ditunggu di Java Jazz Festival 2010

ditunggu di Java Jazz Festival 2010

photo

12/13/2009
1 note Permalink

photo

12/12/2009
1 note Permalink

honda scoopy

honda scoopy

quote

12/7/2009
Permalink

“aku ingin melupakan sesuatu tapi aku lupa apa yang ingin kulupakan”

— nancy and sluggo

text

12/5/2009
4 notes Permalink

Mengapa Ayam Menyeberang Jalan ?

JAWABAN MENURUT:

Guru TK:
Supaya sampai ke ujung jalan.

FBI:
Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.

Aristoteles:
Karena merupakan sifat alami dari ayam.

Martin Luther King, Jr.:
Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan tanpa mempertanyakan kenapa.

Sigmund Freud:
Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu menunjukkan ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi.

George W Bush:
Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tau apakah ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan kami. Tidak ada pihak tengah di sini!

Charles Darwin:
Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang jalan.

Albert Einstein:
Apakah ayam itu menyeberang jalan atau jalan yang bergerak di bawah ayam itu, itu semua tergantung pada sudut pandang kita sendiri.

Nelson Mandela:
Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai kenapa menyeberang jalan! Dia adalah panutan yang akan saya bela sampai mati!

Thabo Mbeki:
Kita harus mencari tahu apakah memang benar ada kolerasi antara ayam dan jalan.

Isaac Newton:
Semua ayam di bumi ini kan menyeberang jalan secara tegak lurus dalam garis lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.

Miyabi:
Ooohh… Aahhh… Yeeahh… Mmmhhh…

Programmer Oracle:
Tidak semua ayam dapat menyeberang jalan, maka dari itu perlu adanya interface untuk ayam yaitu nyeberangable, ayam-ayam yang ingin atau bisa menyeberang diharuskan untuk mengimplementasikan interface nyebrangable, jadi di sini sudah jelas terlihat bahwa antara ayam dengan jalan sudah loosely coupled.

Sutiyoso:
Itu ayam pasti ingin naik busway.

Soeharto (alm):
Ayam-ayam mana yang ndak nyebrang, tak gebuk semua! Kalo perlu ya dikebumikan saja.

Habibie:
Ayam nyeberang dikarenakan ada daya tarik gravitasi, dimana terjadi percepatan yang mengakibatkan sang ayam mengikuti rotasi dan berpindah ke seberang jalan.

Nia Dinata:
Pasti mau casting ‘30 Hari Mencari Ayam’ ya?

Desi Ratnasari:
No comment!

Ahmad Dhani :
Asal ayam itu mau poligami, saya rasa gak ada masalah mau nyebrang kemana juga…

Chinta Laura:
Ayam nyebrang jhalaan..? karena gak ada owject…biecheeck. …

Julia Perez:
Memangnya kenapa kalo ayam itu menyeberang jalan? Karena sang jantan ada di sana ! Daripada sang betina sendirian di seberang sini, yaaahhhh dia kesana laahh… Cape khan pake alat bantu terus?

Susno Duaji:
Waktu itu saya yang terlintas di pikiran saya bahwa ayam itu khan hanya binatang biasa, pasti bisa khilaf.. (sambil sesenggukan) .

Butet Kartaredjasa:
Lha ya jelas untuk menghindari grebekan kamtib to?

Megawati:
Ayamnya pasti ayam wong cilik. Dia jalan kaki toh?

Harmoko:
Berdasarkan petunjuk presiden.

…..and the best answer is:

Gus Dur :
“Kenapa ayam nyebrang jalan? Ngapain dipikirin? Gitu aja kok repot! Bukannya kerja tapi malah baca ginian…”